kievskiy.org

Masa Depan Ekonomi Indonesia Cerah Asalkan Jangan Bergantung pada Ekspor

Ilustrasi ekspor impor.
Ilustrasi ekspor impor. /Pixabay/papazachariasa

PIKIRAN RAKYAT - Di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia menonjol sebagai raksasa ekonomi dengan potensi luar biasa. Kekuatannya terletak pada populasi muda yang produktif, sumber daya alam melimpah, dan reformasi ekonomi yang gencar dilakukan pemerintah.

 

Lebih dari 273 juta jiwa penduduk Indonesia, dengan mayoritas berusia produktif (15-64 tahun), menjadi fondasi kokoh bagi pasar konsumen domestik yang luas dan tenaga kerja yang berlimpah. Ditambah dengan kekayaan alam seperti minyak, gas, dan mineral, Indonesia memiliki modal kuat untuk terus berkembang.

Ilustrasi saham.
Ilustrasi saham.

Data dari IMF memprediksi Indonesia akan menduduki posisi kelima dalam kontribusi PDB global pada tahun 2024. Angka ini mengalahkan negara maju seperti Arab Saudi, Turki, dan Inggris, menunjukkan potensi besar Indonesia di kancah internasional. Perhitungan ini menggunakan metode Purchasing Power Parity (PPP) yang mempertimbangkan daya beli di setiap negara, memberikan gambaran akurat tentang kekuatan ekonomi riil Indonesia.

Selama beberapa dekade terakhir, Indonesia telah menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai reformasi. Berbagai sektor kunci seperti manufaktur, teknologi, dan jasa menjadi fokus utama, menghasilkan pertumbuhan yang stabil. Selain itu, peningkatan infrastruktur dan gencarnya investasi asing turut memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

3 pilar utama

  1. E-commerce: Indonesia mendominasi pasar e-commerce Asia Tenggara dengan nilai transaksi mencapai USD 32 miliar di tahun 2023 dan diprediksi terus bertumbuh hingga USD 83 miliar di tahun 2025. Hal ini didorong oleh 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna smartphone di Indonesia.
  2. Digital Banking: Adopsi layanan keuangan digital yang pesat, dengan 92 juta pengguna internet menggunakan mobile banking, membuka peluang inklusi keuangan yang lebih luas.
  3. Investasi dan Infrastruktur: Reformasi seperti Omnibus Law menarik investasi asing, dengan realisasi investasi mencapai USD 29,4 miliar di tahun 2023. Pembangunan proyek infrastruktur besar, termasuk ibu kota baru di Kalimantan, diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia.

Tantangan 

Meskipun memiliki potensi besar, Indonesia masih dihadapkan pada beberapa tantangan.

  1. Kesenjangan Ekonomi dan Sosial: Ketimpangan pendapatan menjadi isu krusial yang perlu diatasi. Data BPS menunjukkan Gini ratio Indonesia sebesar 0,381 di tahun 2022, mengindikasikan kesenjangan yang cukup tinggi.
  2. Kemiskinan: Sekira 26 juta penduduk Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan di tahun 2023. Hal ini memerlukan kebijakan yang lebih inklusif dan program-program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
  3. Kebergantungan pada Ekspor Komoditas: Ekonomi Indonesia masih bertumpu pada ekspor komoditas seperti batu bara dan minyak sawit, membuatnya rentan terhadap fluktuasi harga global. Diversifikasi ekonomi menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan ini.
  4. Isu Lingkungan: Deforestasi dan emisi karbon yang tinggi menjadi ancaman serius. Diperlukan kebijakan lingkungan yang lebih ketat, investasi dalam energi terbarukan, dan langkah-langkah konservasi yang kuat untuk melindungi kelestarian alam Indonesia.

Dengan mengatasi berbagai tantangan ini, Indonesia dapat mencapai transformasi ekonomi yang berfokus pada diversifikasi, inklusi sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini akan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.***

Terkini Lainnya

  • 3 pilar utama

  • Tantangan 

  • Tags

  • Indonesia

  • ekspor

  • Ekonomi

  • Artikel Pilihan

  • Terkini

  • Pegawai Bank BUMN Tilap Duit Nasabah Demi Trading Kripto, Negara Rugi Rp11,2 Miliar

  • Joe Biden Goncang Kurs Rupiah, Pasar Waspadai Ketidakpastian

  • 200 Pulau Indonesia Dijual Diam-diam, Intip Fakta dan Regulasinya

  • Ketentuan Uang Pensiun PNS, Lengkap dengan Formula Perhitungannya

  • Kapan Dana Pensiun Diberikan? 6 Kondisi Ini Jadi Penentunya

  • Polling Pikiran Rakyat

  • Terpopuler

  • Dana PIP Rp90 Juta di Cianjur Diselewengkan, Sanksi Berat Menanti

  • Prediksi Skor Persib Bandung vs Borneo FC Piala Presiden 22 Juli 2024: Statistik, Head to Head, Susunan Pemain

  • Siapa Pemilik Roti Aoka yang Viral Karena Diduga Miliki Kandungan Berbahaya?

  • Syarat Persib Bandung Lolos Semifinal Piala Presiden 2024 Setelah Kalah dari Borneo FC

  • Urutan Peserta LOL Indonesia Yang Ketawa Kalah yang Sudah Tereliminasi di Episode 3-4

  • 200 Lebih Pulau di Indonesia Dijual Diam-diam kepada para 'Sultan', Terbanyak di 2 Provinsi

  • Prediksi Skor Persis Solo vs PSM Makassar Piala Presiden 22 Juli 2024: Statistik, Head to Head, Susunan Pemain

  • Penjajahan Israel Ilegal, Menlu Retno Layangkan Tuntutan

  • Jadwal AVC Asian Men's U-20 Volleyball Championship 2024, Hongkong vs Indonesia 23 Juli 2024

  • Roundup: BRT Bandung Raya Tak Bisa Dipaksa, Karakter Masyarakat dan Jalan Kecil Jadi Pertimbangan

  • Berita Pilgub

  • PKB Ngotot Usung Calon Sendiri, PDIP Terjepit di Pilgub Jatim , Khofifah-Emil Potensi Kotak Kosong

  • Dukung Bakal Cagub Gerindra Rahmat Mirzani Djausal di Pilgub Lampung 2024, PKB Cerai dengan Golkar?

  • Bukan Sudaryono, Gerindra Resmi Usung Ahmad Luthfi dalam Pilgub Jateng 2024

  • Prabowo Putuskan Usung Ahmad Luthfi dalam Pilgub 2024 Jateng, Kaesang Pangarep Masih Tanda Tanya

  • Peluang Marlin Maju Pilkada Batam 2024 Menipis setelah Mayoritas Parpol Dukung Amsakar Achmad

  • Pikiran Rakyat Media Network

  • Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
    Sertifikat Nomor 999/DP-Verifikasi/K/V/2022

Tautan Sahabat