kievskiy.org

Chandrika Chika Dipastikan Positif Menggunakan Narkoba Jenis Ganja

Chandrika Chika ditangkap bersama dengan 5 pelaku saat pesta narkoba, sang selebgram dipastikan positif menggunakan ganja.
Chandrika Chika ditangkap bersama dengan 5 pelaku saat pesta narkoba, sang selebgram dipastikan positif menggunakan ganja. /Instagram @chndrika_

PIKIRAN RAKYAT - Kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan kembali mengungkap kasus narkoba yang melibatkan salah satu figur publik. Wakasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Reksa Anugrah, mengonfirmasi bahwa enam pelaku telah diamankan dalam operasi ini, termasuk selebgram Chandrika Chika alias CK (20).

Penangkapan dilakukan di salah satu hotel di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan pada 23 April 2024 malam.

"Di tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan enam orang dengan inisial AT (24 tahun, perempuan), NJ (22 tahun, perempuan), AMO (22 tahun, laki-laki), CK (20 tahun, perempuan), BB (25 tahun, laki-laki), dan HJ (27 tahun, laki-laki)," ungkap AKP Reksa Anugrah di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa, 23 April 2024.

Dalam keterangan resminya, AKP Reksa mengungkapkan bahwa Chandrika Chika termasuk di antara pelaku yang terbukti positif menggunakan narkoba jenis ganja.

"Berkaitan dengan positif (penggunaan ganja), inisial AT, NJ, CK (Chandrika Chika), dan AMO dinyatakan positif. Sedangkan untuk penggunaan Metamfetamin (narkoba jenis sabu), inisial HJ dan BB terlibat," tambahnya.

Penangkapan tersebut diketahui bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah karena lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pesta narkoba.

"Berdasarkan laporan masyarakat hotel ini dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika. Kemudian berdasarkan hasil penyelidikan saat di TKP ditemukan ada enam orang," ungkap AKP Reska menjelaskan.

Dalam penangkapan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti yakni satu buah pods rokok elektrik dengan cairan berisi ganja yang digunakan secara bergiliran.

Atas perbuatannya, Chandrika Chika dan para pelaku lainnya akan dijerat dengan Pasal 127 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Meski demikian, AKP Reksa juga menegaskan bahwa ada kemungkinan para pelaku direhabilitasi jika memenuhi syarat yang ditetapkan.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat