kievskiy.org

Perjalanan Epy Kusnandar 'Kang Mus': Karier, Sakit, dan Terciduk Narkoba

Aktor Epy Kusnandar.
Aktor Epy Kusnandar. /Instagram.com/@epy_kusnandar_official

PIKIRAN RAKYAT - Dunia hiburan Indonesia dikejutkan dengan berita yang mengejutkan, di mana aktor terkenal Epy Kusnandar, yang dikenal sebagai Kang Mus dalam sinetron populer "Preman Pensiun", telah diamankan oleh polisi setelah tertangkap menggunakan narkotika jenis ganja.

Saat ini, Epy Kusnandar masih berada di Polres Metro Jakarta Barat untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Epy Kusnandar telah mengukir namanya dalam industri hiburan Indonesia melalui perannya yang ikonik sebagai Kang Mus di sinetron "Preman Pensiun", yang telah bertahan hingga musim ke-8. Sebelumnya, ia juga terlibat dalam sinetron lain seperti "1 Kakak 7 Ponakan" pada tahun 1996.

Tidak hanya di dunia sinetron, Epy juga telah menorehkan jejaknya di layar lebar melalui film-film seperti "Petualangan Sherina" (2000), "The Raid 2: Berandal" (2013), dan "Keluarga Cemara 2" (2021).

Meskipun sukses dalam karirnya, perjalanan hidup Epy Kusnandar tidak selalu mulus. Ia pernah menghadapi tantangan kesehatan serius ketika didiagnosis menderita tumor otak, dengan prediksi usia hidup yang tidak lama. Namun, berkat pengobatan alternatif, ia berhasil sembuh dan melanjutkan karirnya.

Namun, masalah tidak berhenti di situ. Epy Kusnandar juga menghadapi kesulitan ekonomi, yang memaksanya bersama istrinya, Karina Ranau, untuk membuka warung makanan sebagai sumber penghasilan tambahan, terutama saat bulan Ramadan.

Namun, kabar terbaru mengejutkan publik ketika Epy Kusnandar dan seorang rekannya tertangkap oleh polisi di warung makannya sendiri atas dugaan penggunaan narkoba.

Kini, kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut motif di balik penggunaan narkoba oleh Epy Kusnandar dan rekan sesama aktornya.

Berita ini pun menjadi viral di media sosial, menimbulkan berbagai spekulasi dan reaksi dari masyarakat Indonesia. Semoga kasus ini segera mendapatkan kejelasan dan penyelesaian yang adil bagi semua pihak yang terlibat.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat