kievskiy.org

60 Warga Palestina Tewas dalam Sehari, Pesawat Tempur dan Tank Israel Makin Merajalela di Gaza

Sebuah manuver tank Israel dekat perbatasan Israel-Gaza.
Sebuah manuver tank Israel dekat perbatasan Israel-Gaza. /Reuters/Amir Cohen

PIKIRAN RAKYAT - Pesawat tempur Israel penjajah menghantam sekolah di Gaza, menewaskan puluhan orang yang berlindung di sana. Selain itu, tank-tank tentara Israel penjajah juga memaksa warga melarikan diri di bawah tembakan.

Serangan udara menghantam tenda-tenda keluarga pengungsi di luar sebuah sekolah di kota Abassan timur Khan Younis, Gaza selatan, pada Selasa 9 Juli 2024. Aksi pembantaian itu menewaskan sedikitnya 29 orang, kebanyakan dari mereka wanita dan anak-anak.

Militer Israel penjajah mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan tersebut.

Direktur Kantor Media Pemerintah Gaza, Ismail al-Thawabta mengatakan bahwa puluhan warga lainnya tewas dalam serangan Israel penjajah di Gaza tengah. Setidaknya 60 warga Palestina tewas dalam serangan Israel penjajah pada Selasa 9 Juli 2024.

Warga di daerah kantong itu mengatakan bahwa tank-tank Israel penjajah yang mendorong ke lingkungan Tal al-Hawa, Shujayea, dan Sabra di Kota Gaza menembaki jalan serta bangunan, memaksa mereka meninggalkan rumah.

Rangkaian pembantaian itu diikuti oleh perintah militer Israel penjajah untuk mengevakuasi beberapa distrik di timur dan barat Kota Gaza yang diunggah di media sosial, termasuk lingkungan ini.

"Kami menganggap pendudukan dan pemerintah AS bertanggung jawab atas pembantaian mengerikan terhadap warga sipil," kata Ismail al-Thawabta.

Perlawanan Hamas

Di Kota Gaza, sayap bersenjata Hamas dan sekutunya Jihad Islam mengatakan pejuang mereka memerangi pasukan Israel penjajah dengan senapan mesin, tembakan mortir, dan rudal antitank, menghabisi nyawa dan melukai tentara Israel penjajah.

Militer Israel penjajah belum mengomentari jumlah korban, tetapi mengatakan bahwa tentaranya terlibat dalam pertempuran jarak dekat dengan pejuang Hamas.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat