kievskiy.org

Uang Rp4,8 Triliun Dimusnahkan Bank Indonesia, Senilai Empat Kali Lipat APBD Kota Cirebon

Ilustrasi uang.
Ilustrasi uang. /Reuters/Willy Kurniawan

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak Rp4,8 triliun uang tidak layak edar terpaksa dimusnahkan Kantor Bank Indonesia Wilayah Cirebon.

Uang yang dimusnahkan sebanyak itu, senilai hampir empat kali lipat APBD Kota Cirebon tahun anggaran 2021, yang sebesar Rp1,4 triliun.

Uang yang dimusnahkan adalah yang lusuh, cacat dan rusak. Namun bisa juga uang yang masih layak edar yang dengan pertimbangan tertentu tidak lagi mempunyai manfaat ekonomis dan/atau kurang diminati oleh masyarakat serta uang yang telah dicabut/ditarik dari peredaran.

Menurut Kepala Bank Indonesia Wilayah Cirebon, Bakti Artanta uang tidak layak edar yang dimusnahkan sebanyak itu, selama periode Januari-September 2021.

Baca Juga: Ayah Baim Wong Beri Komentar 'Pedas' Soal Kasus Kakek Suhud: Nasibmu lah...

Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan untuk meminimalisir beredarnya uang rusak, Kantor Bank Indonesia (BI) Wilayah Cirebon kembali memberi kesempatan kepada masyarakat bisa menukarkan uang yang tidak layak edar. 

"Dibukanya kembali kesempatan penukaran ini sebagai upaya BI dalam memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar di masyarakat," katanya.

Masyarakat bisa menukarkan uangnya yang tidak layak edar atau rusak karena robekan, terbakar, banyak coretan, lusuh dan sobek atau hilang sebagian.

Baca Juga: Sampaikan Duka Atas Musibah Siswa MTs Harapan Baru, Hidayat Nur Wahid: Penting Jadi Pembelajaran yang Serius

Begitu pula dengan uang logam yang fisiknya berubah akibat korosi, hilang sebagian, melengkung, berlubang,terpotong, dan kerusakan fisik lainnya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat