kievskiy.org

Dedi Mulyadi Kabarnya Bagi-Bagi Amplop di Kantor Desa, Kades Cihea Beri Respons

Dedi Mulyadi mengadakan pertemuan dengan ibu-ibu di Aula Kantor Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur pada Sabtu, 6 Juli 2024.
Dedi Mulyadi mengadakan pertemuan dengan ibu-ibu di Aula Kantor Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur pada Sabtu, 6 Juli 2024. /Pikiran Rakyat/Muhammad Ginanjar

PIKIRAN RAKYAT - Dedi Mulyadi yang digadang-gadang menjadi bakal calon Gubernur Jawa Barat, terlihat melakukan sosialisasi kepada 139 ibu-ibu perwakilan desa di Kabupaten Cianjur. Setelah mendengar arahan Dedi Mulyadi. Melalui timnya para ibu-ibu tersebut kabarnya diberikan amplop dan spanduk.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi meminta kepada para ibu-ibu tersebut agar memasang spanduk di tempat yang strategis.

"Saya titip kepada ibu-ibu yang hadir, untuk disampaikan kepada warga dan juga tolong dipasang ditempat strategis, sebab saya kan estetikanya tinggi," ujar Dedi Mulyadi di Aula Kantor Desa Cihea, pada Sabtu 6 Juli 2024.

Kemudian Dedi menilai pemasangan spanduk ini banyak yang tidak tertata khususnya di Jawa Barat. "Kalau saya nanti jadi Gubernur, saya akan tata semuanya biar rapi," katanya.

Sementara di lokasi enggan ada yang berkomentar terkait kegiatan tersebut. "Ini kegiatan Internal," ucap Dedi singkat saat dikonfirmasi.

Dedi Mulyadi mengadakan pertemuan dengan ibu-ibu di Aula Kantor Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur pada Sabtu, 6 Juli 2024.
Dedi Mulyadi mengadakan pertemuan dengan ibu-ibu di Aula Kantor Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur pada Sabtu, 6 Juli 2024.

Kades buka suara

Sementara, Kepala Desa Cihea Supriatna, mengaku tidak tahu dengan kegiatan yang dilaksanakan. "Undangannya itu hanya untuk menghadiri kegiatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah di Lapang Cihea, soal pembagian uang saya tidak mengetahuinya," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa undangan tersebut disampaikan oleh Apdesi Provinsi Jawa Barat."Saya juga di luar dugaan saya undang Kang Dedi untuk 1 Muharam, kemudian ada pertemuan di Desa, terkait masalah uang tidak paham juga," katanya.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat