kievskiy.org

Kenapa Indonesia Melakukan Impor Beras? Masalah Berulang di Negeri Agraris

Ilustrasi beras.
Ilustrasi beras. /Pixabay/ImageParty

PIKIRAN RAKYAT - Indonesia kembali berencana akan melakukan impor beras pada Ramadhan 2024 ini. Rencananya, pemerintah akan mendatangkan 22.500 ton beras dari Kamboja untuk memenuhi kebutuhan stok beras menjelang Lebaran 2024.

“Kami mengutamakan produksi dalam negeri. Hanya untuk Bulog ketersediaan hari ini, memang pengadaan dari luar negeri. Dari Kamboja 22.500 (ton),” kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin 18 Maret 2024.

Akan tetapi, kenapa Indonesia melakukan impor beras? Padahal, sebentar lagi Petani akan mulai memasuki masa panen. Panen raya padi rencananya akan dimulai pada panen raya padi pada Maret-April 2024.

Stok Lebaran 2024

Seperti yang diungkapkan Bapanas, impor beras kali ini dilakukan untuk menjaga stok menjelang Idul Fitri 1445 H atau Lebaran 2024. Begitu juga dengan yang dilakukan Perum Bulog Jember yang menambah kuota beras impor untuk mengamankan stok cadangan beras pemerintah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, guna memenuhi kebutuhan selama Ramadhan hingga Lebaran 2024.

"Stok beras per hari ini sebanyak 3.900 ton dan masih ada lagi penambahan pengiriman beras impor," ucap Kepala Bulog Jember Muhammad Ade Saputra usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat DPRD Jember di Jember.

Awalnya, Bulog Jember mendapat kuota sebanyak 8.000 ton beras impor yang didatangkan pemerintah dari berbagai negara seperti Thailand, Vietnam, dan Pakistan. Penambahan stok beras impor tersebut untuk mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran 2024.

"Saat ini kekuatan ketahanan pangan stok beras tersebut aman hingga awal Mei 2024, namun ketika ada penambahan dan penyerapan beras dari petani tentu stok bertambah dan ketahanan pangan bisa lebih panjang lagi," ujar Muhammad Ade Saputra.

Sebab Pemerintah Selalu Impor Beras

Indonesia dipastikan masih akan melakukan impor beras pada 2024. Hal itu dilakukan, untuk mengamankan pasokan dan memenuhi kebutuhan beras nasional.

Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa impor beras masih akan dilakukan pada awal 2024 atau sebelum panen raya. Langkah itu diklaim menjadi antisipasi terhadap defisit neraca beras bulanan.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat