kievskiy.org

KPU Yakin Surat Megawati ke MK Tak Bisa Jadi Bukti Sengketa Pilpres 2024

Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidato politiknya di peringatan HUT ke-51 PDI Perjuangan di Sekolah Partai di Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (10/1/2024).
Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidato politiknya di peringatan HUT ke-51 PDI Perjuangan di Sekolah Partai di Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (10/1/2024). /Antara Foto/M RISYAL HIDAYAT

PIKIRAN RAKYAT - Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri mengirim surat amicus curiae atau sahabat pengadilan dalam perkara sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Terkait itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku termohon menilai surat dari Megawati tidak bisa dijadikan bukti kuat dalam perkara tersebut. Menurutnya, surat dari Megawati tidak termasuk dalam alat bukti persidangan. 

"Jika ada surat yang disampaikan di luar para pihak tersebut, maka tidak bisa dikatakan sebagai alat bukti persidangan," ujar Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik kepada wartawan pada Rabu, 17 April 2024.

Baca Juga: Megawati Pihak Berperkara di Sengketa Pilpres, Demokrat: Apa Tepat Ajukan Amicus Curiae?

Alat bukti sebagaimana tercantum dalam Pasal 36 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang MK hanya berupa surat, keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan para pihak, petunjuk, dan alat bukti lainnya.

"Saya secara pribadi memahami bahwa istilah surat yang dimaksud dalam normat tersebut adalah surat yang diterbitkan oleh para pihak yang bersidang di PHPU, khususnya surat yang diterbitkan oleh Pihak Termohon," katanya.

Idham nenuturkan, alat bukti yang bisa dipertimbangkan oleh Majelis Hakim merupakan alat bukti yang diserahkan dalam proses persidangan dan dicatat oleh panitera persidangan.

"Alat bukti harus memuat atau berisi fakta objektif atas sebuah peristiwa," tutur dia.

Idham menegaskan bahwa proses pembuktian dalam sidang sengketa Pilpres 2024 sudah selesai. MK pun sudah memberi kesempatan kepada para pihak untuk memberikan alat bukti tambahan pada Senin, 16 April 2024.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat