kievskiy.org

Jokowi Tak Jadi Pindah ke IKN Juli 2024? Klaim Siap Tinggal Menteri PUPR Tak Terbukti

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). /Antara/Muhammad Adimaja

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum jua melakukan proses konkrit pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Ia mengimbau agar semua pihak tak memaksakan sesuatu yang belum selesai.

Pernyataan ini menjawab kabar belum ditekennya keputusan presiden (Keppres) terkait pemindahan ibu kota. Jokowi memastikan Keppres belum bisa disahkan dalam waktu dekat.

Bahkan, ia menyebut bahwa aturan itu bisa jadi diteken Prabowo Subianto, usai pelantikannya selaku Presiden terpilih pada Oktober 2024 mendatag.

"Keppres bisa sebelum, bisa setelah Oktober. Kita melihat situasi lapangan," kata Jokowi, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin, 8 Juli 2024.

Jokowi melanjutkan, pihaknya tak ingin memaksakan sesuatu yang belum siap dipakai. Baginya, keppres pemindahan ibu kota harus selaras dengan progres infrastruktur di IKN.

"Kita tidak ingin memaksakan sesuatu, yang memang belum jangan dipaksakan. Semua dilihat progress lapangannya dilihat," ucap dia.

Adapun masa jabatan Jokowi akan berakhir pada Oktober 2024. Setelah itu, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

Baca Juga: DPR Singgung Citra Polri Usai Praperadilan Pegi Setiawan Dikabulkan: Segera Perbaiki

Menteri PUPR Klaim IKN Inti Siap Pakai Juli 2024

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengklaim kawasan inti di Ibukota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur akan selesai pada pertengahan bulan Juli 2024. Basuki mengatakan 82 persen pembangunan bahkan sudah tuntas.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat