kievskiy.org

Ditinggalkan Alberto Rodriguez, Nick Kuipers Antusias Tandem dengan Mateo Kocijan di Liga 1 Musim Depan

Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers melakukan duel udara dengan pemain Persija Jakarta, Rio Fahmi pada pertandingan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/3/20249. Dalam kaga tersebut skuad anak asuh Bojan Hodak menang dengan skor 2-1.
Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers melakukan duel udara dengan pemain Persija Jakarta, Rio Fahmi pada pertandingan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/3/20249. Dalam kaga tersebut skuad anak asuh Bojan Hodak menang dengan skor 2-1. /Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT – Bek Persib Bandung, Nick Kuipers, siap bekerja sama dengan bek yang baru didatangkan Bojan Hodak sebagai pengganti Alberto Rodriguez, Mateo Kocijan. Persib sebelumnya merekrut Kocijan dari Kroasia untuk menggantikan Alberto Rodriguez yang pindah ke Liga India.

Nick Kuipers sangat antusias menyambut rekan duet barunya. ia yakin Kocijan sebagai pemain baru bakal membawa energi segar untuk tim.

Kendati begitu, usai ditinggal rekan duetnya selama Liga 1 musim lalu, Nick mengaku bakal membutuhkan waktu untuk beradaptasi, berlatih, dan bermain bersama demi membangun koneksi dalam permainan.

“Saya merasa percaya kepada tim karena mendatangkan pemain baru yang bagus. Saya menantikan bisa berlatih bersamanya, hadirnya pemain baru memberi energi baru, saya antusias untuk memulai latihan bersama seluruh pemain di tim,” kata Nick Kuipers, dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Senin, 8 Juli 2024.

Sementara itu, Direktur Olahraga Interim Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Kocijan adalah atas rekomendasi pelatih kepala Bojan Hodak. Kocijan pernah bekerja sama dengan asisten pelatih baru Persib, Igor Tolic.

“Mateo Kocijan dia itu rekomendasi dari pelatih. Pernah bekerja beberapa kali dengan asisten-asisten Bojan yang sekarang di Persib. Secara permainan juga dia stylish, dia bisa main di banyak posisi,” kata Adhitia. 

Menurut Adhit, pemain yang mampu bermain di lebih dari satu posisi sangat dibutuhkan oleh setiap tim.  Dan Kocijan, selain sebagai stoper, juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan, menjadikannya aset berharga dan kelebihan pemain 29 tahun tersebut.

“Itu juga yang dibutuhkan sama tim, dia bisa main di gelandang bertahan. Bisa main di stopper juga. Kita yakinlah berdasarkan assesment kita dan tim pelatih dia akan jadi penambahan yang bagus buat kita ke depannya,” ucap Adhit.

Kocijan bisa jadi pelapis Dedi Kusnandar

Senada dengan Adhit, Bojan Hodak menjelaskan bahwa Kocijan didatangkan karena bisa bermain di beberapa posisi. Jika ada pemain belakang yang cedera atau terkana hukuman akumulasi kartu, kocijan bisa mengisi posisi tersebut, walaupun aslinya adalah gelandang bertahan.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat