kievskiy.org

Elon Musk: Rusia Habiskan Sumber Daya untuk Mengacaukan Starlink di Ukraina

Ilustrasi Starlink milik Elon Musk.
Ilustrasi Starlink milik Elon Musk. /Reuters

PIKIRAN RAKYAT - Pendiri SpaceX, Elon Musk, mengungkapkan bahwa sistem pengacakan sinyal oleh Rusia telah menuntut sumber daya yang signifikan untuk melindungi layanan internet miliknya, Starlink, yang digunakan oleh Ukraina. Menurut Musk, upaya pengacakan oleh Rusia telah berhasil mengganggu hampir semua sistem komunikasi yang digunakan oleh Ukraina, kecuali Starlink.

Musk menyatakan di platform X pada Jumat bahwa SpaceX harus mengalokasikan sumber daya yang besar untuk melawan upaya pengacakan Rusia.

"Ini masalah yang sulit," ujar Musk, menekankan kompleksitas tantangan yang dihadapi.

Namun, laporan dari New York Times yang mengutip pejabat Ukraina menunjukkan bahwa Rusia menggunakan teknologi canggih untuk mengganggu layanan Starlink di Ukraina.

Laporan ini menggarisbawahi tingkat ancaman elektronik yang dihadapi oleh layanan komunikasi yang disediakan oleh Starlink.

Selain itu, laporan dari Washington Post mengungkapkan bahwa Rusia berhasil mengganggu sistem pemandu senjata modern buatan Barat, termasuk roket berpemandu GPS Excalibur dan High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS). Gangguan ini menunjukkan tingkat kemampuan teknologi pengacakan sinyal yang dimiliki oleh Rusia.

Para pejabat Ukraina, menurut laporan tersebut, telah mendesak Departemen Pertahanan AS untuk mengatasi masalah ini dengan meminta produsen-produsen senjata AS memperbarui sistem mereka agar bisa mengatasi pengacakan oleh Rusia.

Langkah ini menunjukkan betapa pentingnya integrasi teknologi canggih dan pembaruan terus-menerus dalam sistem pertahanan modern.

Situasi ini juga menyoroti ketegangan yang terus meningkat antara kemampuan ofensif elektronik Rusia dan langkah-langkah pertahanan yang diambil oleh negara-negara Barat dan sekutunya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat