kievskiy.org

Bekal Makanan Anak Sekolah Jangan Dikemas Sembarangan, Simak 5 Tips Penting Ini

Ilustrasi makanan di dalam kotak.
Ilustrasi makanan di dalam kotak. /Pixabay/HirokazuTouwaku

PIKIRAN RAKYAT - Liburan Lebaran 2024 berakhir. Anak-anak kembali masuk ke sekolah. Bagi Anda para orangtua yang ingin menyiapkan bekal makanan untuk anak ke sekolah, penting untuk mengetahui tips memasukkan makanan ke kotak bekal.

Memasukkan makanan ke kotak bekal tidak boleh asal-asalan. Pengemasan yang asal-asalan bisa membuat bakteri mudah masuk sehingga berdampak pada kesehatan. Berikut tips mengemas makanan ke kotak bekal agar aman.

Orang tua siswa baru melihat anaknya di dalam kelas pada hari pertama masuk sekolah di SD Inpres Panggentungang Utara, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (10/7/2023). Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2023/2024 setelah libur panjang kenaikan kelas dilaksanakan secara serentak untuk tingkat sekolah dasar.
Orang tua siswa baru melihat anaknya di dalam kelas pada hari pertama masuk sekolah di SD Inpres Panggentungang Utara, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (10/7/2023). Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2023/2024 setelah libur panjang kenaikan kelas dilaksanakan secara serentak untuk tingkat sekolah dasar.

1. Gunakan kotak yang berkualitas

Jika Anda ingin membawa makanan atau minuman saat bepergian ke suatu tempat, maka penting untuk mengemasnya dalam kotak dan botol berinsulasi. Kotak dan botol berinsulasi membantu menjaga suhu makanan dan minuman dalam waktu lama dan tidak terpengaruh udara lembap.

2. Jangan mengemas makanan panas

Pengemasan makanan selalu disarankan sesuai suhu kamar agar mencegah penambahan kelembapan yang meningkatkan risiko keracunan makanan.

3. Bawa buah utuh

Anda yang berencana membawa buah-buahan untuk makan siang dianjurkan membawanya apa adanya, jangan dipotong terlebih dulu. Buah-buahan yang sudah terpotong, jika dibiarkan terlalu lama, akan mengurangi kadar nutrisinya.

4. Hindari bawa makanan mudah rusak

Hasil penelitian yang dikeluarkan Universitas Nebraska-Lincoln menyarankan agar makanan mudah rusak hanya dimasak dalam jumlah yang bisa dimakan. Hal ini bertujuan menghindari kemungkinan masalah keamanan dengan sisa makanan mudah rusak. Dalam hal ini, para ahli menyatakan sepakat tentang risiko kontaminasi semakin meningkat untuk makanan yang bertekstur mudah rusak.

5. Panaskan kembali makanan

Adakalanya Anda memiliki pilihan untuk memanaskan kembali makan siang di tempat kerja sebelum dikonsumsi. Jadi, Anda harus melakukannya. Faktanya, hasil penelitian dari Universitas Nebraska-Lincoln menyatakan makanan yang dipanaskan kembali dalam microwave mampu mengurangi risiko keracunan makanan.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat