kievskiy.org

VAR Kerap Timbulkan Kontroversi, FIFA akan Menghapusnya

Ilustrasi VAR dicek wasit FIFA.
Ilustrasi VAR dicek wasit FIFA. /Olah digital Pikiran Rakyat

PIKIRAN RAKYAT - Teknologi Video Assistant Referee (VAR) kerap menimbulkan kontroversi di pertandingan sepak bola. Teranyar, keputusan VAR menimbulkan kontroversi dalam laga semifinal Piala Asia U23 antara Indonesia melawan Uzbekistan. Timnas Indonesia U-23 lagi-lagi bernasib apes, keputusan VAR yang menganulir gol merugikan skuad Garuda Muda membuat semangat tim Garuda Muda jadi ngulapes.

Bagaimana tidak, setelah gol bersarang di gawang Uzbekistan, jutaan suporter Indonesia yang ngadon lalajo siaran langsung di berbagai tempat lantas bersorak-sorai kegirangan. Namun, keputusan VAR yang menganulir gol tersebut membuat seluruh pendukung timnas Garuda jadi repeh ngahephep kawas gaang katincak. Semua merasa sa di-PHP ku wasit borokokok yang membatalkan gol penting tersebut. Akibatnya, skuad Garuda kehilangan fokus dan dua gol bersarang di gawang Ernando Ari.

Kontroversi VAR sebenarnya tidak hanya terjadi di Piala Asia U23 saja. Keputusan VAR yang terus menerus menimbulkan kontroversi membuat sejumlah pemain, pelatih, penonton, pengamat, tukang urut, calo karcis, sampai tukang parkir di lapangan Persib pun turut bersuara. Banyak suara-suara yang menyerukan agar VAR dihapuskan jika tidak mampu memberikan keputusan akurat. Suara-suara tersebut sampai juga ke telinga Presiden FIFA Gianni Infantino.

“Suara-suara tersebut sampai ke telinga saya. Bukan cuma sampai ke telinga, beberapa suara juga sampai ke irung saya, yaitu suara-suara nu tara ngosok huntu,“ ujar Gianni Infantino di Kantor FIFA di Zurich.

Gianni Infantino menegaskan, ia akan mempertimbangkan suara-suara yang berkembang. "FIFA menuntut semua wasit FIFA bersikap adil untuk semua, jangan sampai wasit FIFA malah memicu FIFA-seaeun, jol we garelut antarpemain dan antarsuporter akibat keputusan wasit yang balangah,“ kata Gianni Infantino melanjutkan.

Menurut catatan, kontroversi VAR terjadi juga di pertandingan lainnya, di antaranya pada pertandingan Jepang melawan Irak yang dipimpin wasit Vijay Merekartugehese dari India. Wasit yang dikenal irit meniup piriwit ini kedapatan tidak balik lagi ke lapangan selama satu jam ketika mengecek tayangan layar VAR. Selidik punya selidik, ternyata ada kesalahan dari wasit yang bertugas di control room VAR yang salah memilih channel yang menayangkan siaran wayang golek dari TVRI Bandung.

“Kabeneran pas ningali layar VAR, aya tayangan wayang golek, keur rame-ramenya si cepot gelut jeung buta hejo, Jadi weh kuring panasaran hayang lalajo, nepi ka poho kudu balik deui ka lapang,“ kata wasit Vijay bari engap-engapan disebabkan piriwitnya tereh kateleg.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat