kievskiy.org

Egi Otak Pembunuh Vina Cirebon Bukan Anak Polisi, Polda Jabar: Serahkan Diri atau Tembak di Tempat

Polda Jabar membantah salah satu buron kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon adalah anak Polisi, bakal tembak di tempat.
Polda Jabar membantah salah satu buron kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon adalah anak Polisi, bakal tembak di tempat. Instagram fyi fact

PIKIRAN RAKYAT – Misteri keberadaan 3 pelaku pembunuhan Vina Dewi Arsita alias Vina Cirebon, yakni Andi, Dani, dan Pegi alias Perong kembali menjadi sorotan masyarakat setelah film dokumenter berjudul Vina Sebelum 7 Hari tayang di bioskop.

Masyarakat dibuat shock dengan kebengisan geng motor yang menyiksa, memperkosa dan membunuh Vina dan kekasihnya Muhammad Rizky Rudiana alias Eky pada 2016 yang lalu.

Tak pelak, masyarakat menuntut pihak kepolisian untuk segera mengusut dan menangkap Andi, Dani, dan Pegi alias Perong yang saat ini berstatus buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Menurut sejumlah pihak, penyelesaian kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang terjadi pada 2016 atau sekira 8 tahun yang lalu berjalan lambat. Spekulasi pun meluas, sejumlah netizen menyebut bahwa salah satu buron, Egi alias Pegi atau Perong merupakan anak dari petinggi Polisi.

Menanggapi tuntutan masyarakat tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast menegaskan bahwa pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Polres Cirebon masih terus berupaya memburu tiga pelaku pembunuhan Vina dan Eky.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Tak Ada Kerabat Kepolisian dalam DPO Kasus Vina Cirebon: Justru Jadi Korban

Bakal Tembak di Tempat Buron Pembunuh Vina

Menurut Kombes Jules Abraham Abast, pihaknya bahkan tak segan melakukan tindakan tegas kepada ketiga buron tersebut jika tidak mau menyerahkan diri.

"Mengimbau kepada tiga tersangka yang masih DPO dan orang tuanya ya, kalau mengetahui terkait perkembangan kasus ini, kami minta agar dapat secepat menyerahkan diri kepada kami sehingga kami dapat memproses sesuai undang-undang yang berlaku," kata Abraham, Selasa, 14 Mei 2024.

"Tentunya kami akan terus melakukan upaya pencarian, termasuk apabila memang kami temukan, dan (yang bersangkutan) bukan menyerahkan diri, tapi (malah) akan melakukan upaya-upaya melarikan diri mengulangi tindak pidana, akan kami proses dan kami lakukan tindakan tegas dan terukur (tembak di tempat)," sambungnya.

Egi Bukan Anak Polisi

Menanggapi rumor dan spekulasi masyarakat soal Egi adalah anak dari oknum Polisi, sehingga keberadaannya sulit terdeteksi, Kombes Jules Abraham Abast membantah dengan tegas. Dia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti bahwa salah satu buron yakni Egi memiliki hubungan dengan anggota kepolisian.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat