kievskiy.org

Heboh Pro Kontra Kasus Jerinx, Karni Ilyas: Hakim Kita Harus Ganjil Supaya Adil

Wartawan senior sekaligus host Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas.
Wartawan senior sekaligus host Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas. /Instagram/@presidenilc

PIKIRAN RAKYAT - Tokoh Jurnalis Karni Ilyas yang dikenal melalui acara Indonesia Lawyers Club (ILC) mengkritisi kasus Jerinx SID terkait ucapan 'IDI Kacung WHO'.

Kasus Jerinx yang dilaporkan IDI Bali sempat menuai pro kontra masyarakat, sebagian pihak mengatakan bahwa ia tidak seharusnya dipenjara akibat kata-katanya tersebut.

Karni Ilyas kemudian menanggapi kasus pencemaran nama baik yang terjadi antara Jerinx dan IDI Bali saat berbincang dengan Deddy Corbuzier.

Baca Juga: NBA Draft 2020: Ini 10 Pemain Terpilih Beserta Penilaiannya

Berdasarkan UU ITE, Karni Ilyas berujar bahwa seseorang yang melakukan pencemaran nama baik seperti Jerinx bisa ditahan terlebih dahulu selama 6 tahun.

Sementara jika digunakan KUHP, ancaman pidana hanya 7 bulan dan pelaku tidak bisa ditahan terlebih dahulu.

"Bisa, justru karena ITE bisa ditahan kalau pakai KUHP enggak bisa. Karena ancamannya 7 bulan, ITE tuh ancamannya bisa enam tahun," kata Karni Ilyas , dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Kamis 19 November 2020.

Baca Juga: Pembelaan Wagub DKI Ikut Hadir Bahkan Berpidato di Acara yang Dihadiri Habib Rizieq

Sementara itu, Deddy Corbuzier menyinggung kasus Jerinx yang heboh karena menuai pro kontra masyarakat.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat