kievskiy.org

Indonesia-Amerika Serikat Gelar 200 Latihan Militer Bersama Setahun, Bakal Gelar Latihan Terbesar 2023

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y Kim (kiri).
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y Kim (kiri). /Tangkapan layar U.S. Ambassador Sung Kim Press Conference with Regional Media Tangkapan layar U.S. Ambassador Sung Kim Press Conference with Regional Media

PIKIRAN RAKYAT – Kemitraan Indonesia dan Amerika Serikat di bidang pertahanan diwujudkan melalui latihan militer bersama seperti yang terjadi pada 2021 lalu. Kala itu, Indonesia dan Amerika Serikat menggelar latihan militer terbesar sepanjang sejarah di Makalisung, Sulawesi Utara.

Sebanyak 2.161 prajurit TNI dan 1.547 tentara Amerika Serikat ikut dalam Latihan Bersama (Latma) Super Garuda Shield. Latihan itu juga mendapat sorotan positif dari berbagai pihak. Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y Kim mengungkap bahwa pihaknya dan Indonesia akan segera menggelar latihan serupa dalam waktu dekat.

“Tahun ini, kami (Amerika Serikat dan Indonesia) akan menggelar the Cope West Exercise di Palembang, Sumatra Selatan dan Latihan Bersama Super Garuda Shield yang akan dilakukan di Banyuwangi, Jawa Timur,” kata Sung Y Kim dalam konferensi virtual yang digelar Kedutaan Besar Amerika Serikat dengan media regional pada Senin, 5 Juni 2023.

Duta Besar Sung Y Kim menyebut bahwa latihan militer bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia merupakan contoh kemitraan yang kuat dalam bidang pertahanan. Bahkan, Sung Y Kim mengeklaim Amerika Serikat menjadi salah satu negara paling aktif yang menjalin kemitraan bidang pertahanan dengan Indonesia.

Baca Juga: Korea Utara Intensifkan Latihan Militer, Petinggi Angkatan Darat Bongkar Alasannya

“Kami bangga bahwa kami bisa menjadi mitra Indonesia paling aktif dengan lebih dari 200 latihan setiap tahunnya,” kata Sung Y Kim.

Melalui kemitraan tersebut, Sung Y Kim berharap Indonesia dan Amerika Serikat mendapatkan pengalaman yang berharga dalam mempertahankan kedaulatan.

“Setiap tahun, kami memang berusaha untuk berpindah latihan di berbagai provinsi di Indonesia, jadi tentara-tentara kita mendapat pengalaman sebanyak mungkin secara maksimal di lingkungan-lingkungan yang berbeda,” ujar Sung Y Kim.

Menurutnya, kemitraan pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat merupakan salah satu bagian kemitraan strategis yang menjadi salah satu prioritas negara Paman Sam itu. Selain kemitraan pertahanan, Amerika Serikat juga terus memperluas kemitraan di berbagai bidang seperti kemitraan pelestarian lingkungan, pendidikan, kemasyarakatan, dan lain sebagainya.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat